Friday, August 6, 2010

Stop to think....


Extracts from Don't Be Sad by 'Aaidh ibn Abdullah al-Qarni

Three mistakes that are common in our everyday lives
~ Wasting time.
~ Talking about matters that don't concern us, matters that are none of our business. "From the goodness of one's Islam is leaving alone that which does not concern him."
~ Being preoccupied with trivial issues. Listening to rumours, predictions, and gossips are three common examples. Having this characteristic results in paranoia, anxiety, and a lack of purpose if life.

"So Allah gave them the reward of this world, and the excellent reward of the Hereafter" {Qu'ran 3 : 148}
"My Guidance shall neither go astray, nor fall into distress and misery" {Qu'ran 20 : 123}


Wednesday, August 4, 2010

Caca merba .....



Fighting with flu and cough and mild fever. Antibodi dah tak kuat! I am in the office clearing off works for the day, dengan kerja-kerja yang tak pernah habis. The boss is travelling, but office work continues. No ending... Well, maybe my time management dah jadi haywire semenjak dua menjak ni. I better start re-organizing, my work and more importantly my life. I'll do it insyaAllah. Ramadhan is approaching, seperti biasa dengan azam yang sama, yang berkobar-kobar setiap tahun. Hopefully this year's Ramadhan will be better than past years. InsyaAllah. Baca paper tadi, rasanya huru hara sekejap minda ni. Kes kemungkinan bunuh dan bunuh diri, kes Melaka membenarkan remaja bawah umur kahwin. Kes kemungkinan bunuh dan bunuh diri tu tak payah lah nak ulas. Bukan hak kita pun. Hanya Allah yang mengetahui apa sebenarnya terjadi. Alfatihah untuk yang dah dipanggilNya. Bagaimana cara kita dipanggil, bukan hak kita untuk mendebatkannya. Hanya amalan kita insyaAllah bakal penentu. Allah Maha Mengetahui, Maha Pengampun, Maha Penyayang. Untuk seketika ini, Kita yang hidup perlu insaf, kematian datang tak lewat sesaat, tak awal sesaat. Cukup masa, kita dipanggil mengadapNya. Cukupkah bekalan? MasyaAllah, takut memikirkan bekalan yang akan dibawa. Menginsafi hidup ini dan mengambil iktibar segala kejadian yang berlaku. Kes remaja bawah umur boleh kahwin tu pun aku malas nak mengulas. My personal view - Is this the best 'they' can do to elakkan whatever kes, kes hamil luar nikah, kes buang bayi. And do you all think this is the best? Personally, I think this is not. As for many other issues, be it state or national issues, kita suka ambil jalan singkat, jalan mudah. We never tackle the root of the problems. Well, the debate will go on by so many quarters for quite a while. It will subside when new issues arise....believe me. Tok sah lah pening-pening kepala.. contohi saja macam Bung Mokhtar and his new 'sparkling' wife... keluar mahkamah pun senyum sampai ke telinga, macam keluar dari shopping kat Pavillion!

"Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka, sehingga apabila mereka gembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami seksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa." {Surah al-An'am (6:44)}

Friday, July 30, 2010

Birth of twin nephews .....



My youngest sis, Ina gave birth to twin boys today at KL GH. Was there with Imi, waiting outside the operation theatre (she went thru C-section). These two boys are her second and third. So three boys in the family. Syukur, alhamdulillah all went well. Managed to see and snapped picture of the younger one. The abang kena masuk wad, under observation.

Happy birthday boys.... semoga membesar menjadi anak-anak yang berjaya dunia dan akhirat. Nak jadi anak angkat siapa... mak ngah ke mak cik? Hmmm...

Can't write long. Had to rush off. Going to UPM Serdang fetch kakak. Will be with us for the weekend. Yay!!! I miss her.

Thursday, July 29, 2010

Anniversary....






It has been a long while since this blog is updated. Had been terribly busy. Throughout May/June and most of July. Can't find the right time to sit and blog. But today, I just had to do it. I want to be able to wish my dearest sister, Sharos on her wedding anniversary and on this blog. It meant a lot to me and hopefully to her....

Sharos, happy 4th anniversary. Always remember what we have spoken about... about all the ups and downs in life. Kak Iza's phrase - kebahagiaan boleh dicipta dan harus dicari. It is true. Find the meaning behind it and work for it. InsyaAllah, you will be able to breeze through this life with open heart, open mind. I wish you happiness, joy and a blessed life, insyaAllah.


"Remember your promises and renew them....reflect on dreams that were yours...recall the best of your good times... and rejoice in a love that endures...."

Friday, May 14, 2010

Susahnya menjaga hati ............




An article that was sent to my mail box today. Sent by my SIL, Shina. The original source of this article is unknown. I thought it is worth sharing ....

Susahnya menjaga hati. Sedangkan ia adalah tempat pandangan Allah swt. Ia merupakan wadah rebutan di antara malaikat dan syaitan. Masing-masing ingin mengisi. Malaikat dengan hidayah, syaitan dengan kekufuran. Bila tiada hidayah, ada ilmu pun tidak menjamin dapat selamat, sekalipun ilmu diperlukan. Susahnya menjaga hati. Bila dipuji, ia berbunga. Terasa luar biasa. Bila dicaci, aduh, sakitnya. Pencaci dibenci. Bahkan berdendam sampai mati. Bila berilmu atau kaya, sombong mengisi dada. Jika miskin atau kurang ilmu, rendah diri pula dengan manusia. Adakalanya kecewa. Kemuncaknya putus asa. Pada takdir yang menimpa, kita susah untuk redha. Ujian yang datang, sabar tiada. Jiwa menderita. Melihat kelebihan orang lain, hati tersiksa. Kesusahan orang lain, hati menghina. Bahkan terhibur pula. Suka menegur orang, tapi bila ditegur hati luka. Aduh, susahnya menjaga hati. Patutlah ia dikatakan raja diri. Bukankah sifat sombong pakaian Raja?! Bukan mudah menahan marah apabila orang marah kepada kita atau orang membuat kesalahan kepada kita. Bukan mudah tidak membalas terhadap orang yang menganiaya dan memfitnah kita. Sedangkan mereka menyusahkan kita, dan kita pun menderita dibuatnya. Tidak mudah menahan perasaan hati agar tidak berbunga ketika ada orang memuji kita. Apakah kita boleh menolak pujian itu dengan rasa hati bahawa kita tidak layak menerimanya? Tidak mudah, biasanya hati sedap dan berbunga rasanya. Apabila kita berhadapan dengan orang serba istimewa, ada yang kaya, berjawatan tinggi, tinggi ilmunya sedangkan kita orang biasa saja, biasanya kita inferiority complex dibuatnya, malu pun timbul. Dapatkah kita merasa biasa saja, tidak terasa apa-apa? Tidak mungkin, bukan? Hati tetap akan terasa. Apakah mudah hati kita menahan derita bila mendapat bala bencana? Tidak mudah, biasanya hati kita derita dibuatnya. Kita rasa kecewa, kita rasa kitalah orang yang malang hidup di dunia. Kita tidak dapat hubungkaitkan bala bencana dengan hikmah dan didikan Tuhan kepada kita. Bahkan biasanya selalu saja jahat sangka dengan Tuhan yang melakukannya. Hati kita rasa bahawa tidak semestinya Tuhan menyusahkan kita. Begitu jugalah kalau kita orang istimewa, berilmu, berjawatan tinggi, kaya! Biasanya rasa megah datang tiba-tiba, sombong pun berbunga, mulailah kita menghina. Hidup kita pun mulailah berubah, sebelumnya beragama, boleh lupa agama. Kalau dahulu dapat bergaul dengan orang biasa, sekarang kawan kita golongan atasan sahaja . Hendak bergaul dengan orang biasa seperti dahulu rasanya jatuh wibawa. Begitulah hati manusia sentiasa berubah-ubah apabila berubah keadaan. Susahnya menjaga hati. Namun itu cuma soal hati, mainan hati, mainan perasaan. Yang penting kita dengan Tuhan ada hubungan senantiasa, takut dan cinta. Bila hati terasa bahagia dengan Tuhan, rasa senang dengan-Nya, yang lain-lain tidak ada arti apa-apa.Karena itulah kita disuruh berdoa: “Ya Allah tetapkanlah hati kami di atas agama-Mu, dan mentaati-Mu.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ "Allah tidak menganiayai mereka, akan tetapi merekalah yang menganiayai diri mereka sendiri."
{Surah Ali Imran : 117}

Thursday, May 13, 2010

Chronology kehidupan......



This is an e-mail conversation which I had with my eldest sister who is in Bangkok following her husband who is on a diplomatic mission there. She is not only a sister, she is a friend. A good one, indeed. I love talking to her sebab she is very practical, very easy. Her mind is always full of wise and interesting views. Her practicality can at times makes all your worries, all your troubles seems so far away... seems nothing. And as if you only worry and troubled yourself for no reason.... She is only a year plus older than me, so ikut chronology kehidupan, we are close. We should be.... Tapi kakak aku ni, masa kami kecik2, dia garang. My other sis, Haiza can testify to that. Ok, back to the e-mail conversation. I am going to reproduce the conversation as an article (mostly her words - almost all!), easier to read and easier to understand.

Tiap hari kita mulakan surah kehidupan dengan segala macam hal. Yang kena kerja rushing to get to work, rushing to get things ready before going to work, yang tak kerja lain hal pulak, all the rushings tetap ada. Perlu tak perlu, another story. Pendek kata, segala mala yang hidup ni akan ada surah kehidupan masing-masing, surah yang bermacam-macam. Enjoy tak enjoy belakang kira. Kalau berkat, amanah, redha, berlapang hati dalam segala hal, insyaallah elok dan indah lah perjalanan hidup kita.

Di sepanjang kehidupan ini, kita akan jumpa manusia yang bermacam-macam hal. Ada yang baik, yang immediately kita rasa boleh dijadikan idola! Ada yang perangai caca-merba, hidup pun jadi caca-merba. Macam-macam kerenah kita tengok. Dalam setiap langkah kehidupan akan ada iktibar, ada pengajaran, depending on how we look at things. Actually, manusia ni memang macam-macam! Kita cerita sikit chronology satay .... betapa kejamnya manusia, sampai binatang tak berdosa diproses jadi satay, jadi mincemeat, jadi burger ... belum dengar lagi binatang proses manusia jadi burger, jadi satay. Kalau adapun, ada binatang yang makan manusia mentah-mentah, tapi lepas tu kalau nasib tak baik, dia kena tembak oleh manusia yang bukan mangsanya, manusia yang tak kena dimamah olehnya. Manusia yang tembak binatang tu, sihat walafiat, tak disentuh pun oleh binatang tu ... paling-paling pun kena gigit nyamuk atau semut je. Macam kes ayam, kesian kat ayam tu... dah la kena sembelih, kena siat, kena potong-potong, direbus, dimasak sampai lembik, bercerai isi dari tulang, macam mayat-mayat mangsa Polpot la pulak dan dimamah oleh manusia. Siapa yang kejam, akal siapa yang teruk, manusia seperti binatang ke, binatang macam manusia. Setahu aku, binatang selalu kalah dengan manusia. Segarang-garang harimau, ditembak dari jauh oleh manusia, boleh mati. Siapa yang kejam?

Anyway, cerita pasal kehidupan kita ni memang tak habis. Mimpi cinderella, mimpi hantu, mimpi tak jadi kenyataan, mimpi tinggal mimpi, pengorbanan yang tak dibalas, semua tu part and parcel of our life. Kadang-kadang kita saja yang tahu yang whatever yang kita buat tu adalah satu pengorbanan, sedangkan recipient pengorbanan kita tu akan sentiasa rasa itu adalah tanggungjawab kita.... paling cun ... dah takdir, dah qada' dan qadar... dan bila ego dah menguasai diri, tak tau nak salah siapa, guna agama sebagai alasan. Macam satu artikel yang aku baca, ada orang pi Mekah buat haji, agen tu tak betul-betul buat arrangement, bila terjadi masaalah, depa kata, apa nak buat, memang la ini dugaan di Mekah, dugaan sama ada kita boleh sabar ke tidak, dugaan kuat ke tidak iman kita. Oooihh, pasal apa nak heret iman dan dugaan ke dalam kesilapan manusia yang tidak merancang terlebih dahulu dengan baik. Betul tak? Selalunya begitu lah. Bila tak mau salahkan diri sendiri, kita tuding jari dekat ayat al-quran, tuding jari kat hadis, tuding jari kat fatwa fatwi. Walhal dalam Islam, segala urusan mesti dibuat dengan sebaiknya. Dari perancangan awal hingga akhir .... mesti dibuat dengan cara military precision. Kalau baca dan kaji sirah-sirah Nabi pun, boleh dicontohi macam mana para nabi dan sahabat membuat perancangan rapi dalam segala hal - masa perang, masa nak lari dari musuh, strategi dakwah, strategi ekonomi dan segala adab peraturan kehidupan seharian - tidur, makan, minum. Tak ada pun kita dengar Nabi salahkan Tuhan atau ayat-ayat yang diturunkan. Hari tu ada orang kena tegur dengan aku pasal dia kata dia tak pergi satu tempat sebab nanti payah nak solat. Aiitt.. bumi ni kepunyaan Allah swt. Dia yang perintahkan kita solat, kalau rasa payah, Dia tak akan perintahkan kita, betul tak? Lalu aku lecture hamba Allah ni, jangan sebut susah nak solat, itu bunyi macam salahkan Allah swt yang telah menyusahkan hidup kita. Sebenarnya kita yang malas nak usaha nak cari masa dan tempat untuk solat... lepas tu salahkan keadaan, tak ada bilik solat la, tak ada masjid la, traffik jam la, majlis terlalu lama, tak sempat la... Macam tu lah lebih kurang bab salah menyalah ni. Blaming everything around us, except ourself!

Dalam hidup ni, kita sentiasa ada persepsi tentang macam-macam. Memang jadi tugas kita to remind each other, sebab kita semua tak perfect. Kita, kalau tak dibendung, kalau tak dikuatkan ikatan persaudaraan, kalau tak ambil peduli masaalah each other, hidup dan persepsi kita tentang segalanya akan sentiasa diulit oleh sindrom "sinetron". Kita akan selalu ingat yang bila permulaan susah, ending akan happy, bila orang jahat, sure ending kena tangkap atau kena bunuh, bila kecik2 miskin, sure bila besar boleh jadi businessman .... tapi tu hanya dalam "sinetron". Dalam realiti kehidupan tak macam tu. Layar dan perjalanan hidup kita hanya untuk tontonan kita. Kita pengarah, kita pelakon, kita la penonton. Kalau bukan kita yang lakarkan hidup kita untuk jadi senang dan tenang, memang tak akan ada siapa lagi yang boleh buat. Biarlah kita melakar dan mengarah hidup kita berpandukan ilmu dan agama. Kalau biarkan orang lain mengarah dan melakarkan hidup kita, memang la boleh jadi "sinetron"! Hmmmm.... any loopholes here?

Just sharing my thoughts and feelings and hope things will be better for all of us in many2 more years to come. No need to worry, no need to ponder about the past.... plan life ahead, give ourselves chance to sparkle.... again and again. Alhamdulillah.

Sis, salam rindu from me. We grew up together, shared all our dreams together, me running to you with my ups and downs. You are always there....thank you. Love you always....
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Wednesday, May 12, 2010

Try baca....



Got this in my e-mail. Puas cuba dok baca. Faham tapi tegeliat la lidah. Maklumla, aku kan orang Kedah. And definitely this is not my lingo.... Anyway, enjoy reading ..... (letih buat keje, rest kejap...)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Mamat rase malassang nök bangung tiddo. Nye gulling-gulling atah katil. Pusing kiri, pusing kanang. Serba dök kene dia berase. Mök Lijöh blèbèr hanyaar kot luör pitu, “Mat! Matahari nök tinggi galöh döh nim, ka’ak rezeki kalu bangung lèwat-lèwat. Mung tak dök kheje ke ari nim?”Dök tahang kene blèbèr Mamat Ppayang pong bikah bangung ceggat dari katil. Baru dia teringat pukol 11 ada kene wat kheje sikit hök Böh dia suroh kemarèng. Mamat pong jungaa tangang dia ambèk tuala. Pèsèngang mandi P. Ramlee pulök pagi nim, al maklunglah pukol 10.30 döh. Dari Manir nök jembe ke Jalang Batah Baru tu jauh jugök. Pah tu nök kena bereti stèsèng minyok Petronah pulök dekat sipang trapik lait Pulau Musang. Döp ingat starang nok tamböh minyök kemarèng. Dök dang 10 minit Mamat siap belake döh. Minung air kopi-ö setegök dua lepah tu pakaa kasut kulit atah tangge kak lambo. Baru beli minggu lepah tu kasut tu. Bekilat ssiö! Lepah tu Mamat pong stak möto vroooooong hale ke bandö. Mötosika sèkèng hèng jer, tapi boleh tahang lah.Jalang Batah Baru ader banyök bangunang jabbat dengang kedaa. Kalu hale ke depang sikit ada kedaa Astro, hök tv kene bayö bulang-bulang tu. Kalu tebèng dök bayö jer kena pötöng hanyaar. Lepah pada suraa Flat Batah Baru tu ada lèrèk kedaa èkong. Kedaa makang pong ada gök. Kalu jallang sikit lagi sebelum kedaa Astro tu, ada kawasang lapang tepat juaa khète baru cap Hyundaa dengang Kia.Di antara kedaa èkong dengang kedaa Astro tu ada celöh-celöh tu jabbat löyar baru buka. Pèsèngang baru pah jadi löyar tu Mamat mari mmkir sörrang. Slo-slo Mamat naèk tikat dua. Napök gaye ader dua örang jer kherani. Llaki sörang, ppuang sörang. Boleh tahang hök ppuang tu. Tapi pakaa cicing molèk ngak kat jari manih tu. Ttunang döh pèsèngang tu.. Dök napök gambö starang. Berat nnanang. Mamat kabö ke kherani ppuang tu dia nök jjuper Tuang Löyar. Hayat hidup Mamat dök rajing jjuper löyar skali habuk. Cakkak dengang löyar jauh skali.. Nye mari debö wèh.Mamat pong ketok pitu masok. Löyar tu tengöh pegang gagang talipung cap Panasonic kat telinga dia. Wayar talipung tu tengöh beseranggöh lagi. “I dah uruskan fixed deposit you sebanyak RM10 juta tu. Lagi satu, minggu depan ni, I nak you ikut I ke Singapore. HSBC Singapore dah buat arrangement untuk finance syarikat klien I, tak banyak, dalam 20 juta Sing dollar. Firm I jadi lawyer jugak tu. I turun KL minggu ni, kita dinner kat Shook di Starhill ok?”Mamat bukang pandaa sangat cakak orang putih. Tapi bila dengö haa pitih die pahang. Mainang apa juta-juta nim? Mamat mari mmikir.Löyar muder tu pong letök gagang talipung sambil-sambil kheling ujung mata tengök ke Mamat. “Yer, nök mender? Saya sibuk sangat ni, dök tengök ker?” löyar tu tanye Mamat.Mamat pucat kesi. Dök tahu nök kata mende. Nök jawak salöh. Tak mboh jawak salöh. Macang mase nök bangung tiddo sakning. Serbe dök kene. Sudöhhang Mamat tebèng jugök jawak.“Sebenörnyer tuang, sayer nim kheje dengang sarikat Teleköng. Saya mari nok sambung wayar talipung hök tuang wak lölök cakkak sakning. Dök sambung lagi wayar tu, guaner lah tuang boleh cakkak döh!”Muka tuang löyar tu jadi biru hèrang!Döh nök wat guana starang! Nök èksèng dök betepat! Ada jugök löyar kècèk orang dèh! Pecöh bo! Orang jamang lenim kata “kantoi”!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ "Without geography, you are nowhere"